Hasil pada Tahun 10
Total Biaya Bersih Kumulatif Seiring Waktu
Cara Kerja Kalkulator Ini
Kebanyakan alat sewa vs beli hanya membandingkan cicilan KPR dengan sewa. Kalkulator ini memperhitungkan semua faktor keuangan utama:
Biaya sisi membeli
- Cicilan KPR — pokok dan bunga, dihitung menggunakan amortisasi standar
- Pajak properti — persentase tahunan dari nilai rumah
- Asuransi pemilik rumah — premi bulanan
- Perawatan & perbaikan — secara historis ~1–2% nilai rumah per tahun
- Iuran HOA/apartemen — jika ada
- Biaya transaksi — biaya pembelian (3–5%) dan biaya penjualan (5–7%) diamortisasi selama horizon analisismu
- Biaya peluang — imbal hasil investasi yang kamu korbankan dengan mengikat modal dalam uang muka
- Dikurangi: ekuitas yang dibangun — pokok yang terlunasi ditambah apresiasi rumah
Biaya sisi menyewa
- Pembayaran sewa — tumbuh setiap tahun sesuai tingkat yang kamu tentukan
- Asuransi penyewa — umumnya Rp150.000–300.000 per bulan
- Pertumbuhan investasi — uang muka tetap diinvestasikan dan berbunga majemuk
Rumus titik impas
Kami melacak biaya bersih kumulatif dari tahun ke tahun. Untuk membeli, biaya bersih = (cicilan KPR + pajak + asuransi + perawatan + HOA + biaya transaksi + biaya peluang) − (ekuitas: pelunasan pokok + apresiasi). Untuk menyewa, biaya bersih = (sewa + asuransi penyewa) − (pertumbuhan investasi uang muka). Tahun ketika biaya bersih membeli pertama kali turun di bawah biaya bersih menyewa adalah tahun titik impas.
Sewa vs Beli: Faktor Kunci di Luar Kalkulasi
Angka-angka penting, tapi bukan segalanya. Berikut faktor non-finansial yang sering mempengaruhi keputusan:
Kapan menyewa lebih masuk akal
- Kamu berencana pindah dalam 3–5 tahun (biaya transaksi belum tertutupi)
- Harga rumah di daerahmu sangat tinggi dibandingkan harga sewa (rasio harga-sewa tinggi)
- Pekerjaan atau situasi pribadimu mungkin memerlukan fleksibilitas untuk pindah
- Kamu ingin menghindari tanggung jawab perawatan dan biaya perbaikan mendadak
Kapan membeli lebih masuk akal
- Kamu berencana tinggal 7+ tahun di daerah yang sama
- Cicilan KPR mendekati atau di bawah sewa setempat
- Kamu menghargai stabilitas, kebebasan memodifikasi, dan membangun ekuitas
- Tren apresiasi setempat secara historis kuat
Rasio harga-sewa
Bagi harga rumah dengan sewa tahunan. Rasio di bawah 15 umumnya mendukung membeli; di atas 20 umumnya mendukung menyewa dalam jangka pendek. Ini hanya panduan kasar — kalkulator lengkap di atas memberikan jawaban tepat untuk angkamu.
Bandingkan suku bunga KPR terkini dari bank-bank untuk melihat apakah suku bunga yang lebih rendah mengubah tahun titik impasmu. Bahkan perbedaan 0,5% bisa menggeser keputusan 1–2 tahun.